National

Nusron Wahid Menerima Dengan Lapang Dada Keputusan PBNU Memecat dari Jabatan Ketua PBNU

Politikus Partai Golkar dan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, menyatakan bahwa dirinya menerima keputusan diberhentikan sebagai salah satu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Keputusan tersebut diumumkan pada Selasa (12/12) dan juga mencakup beberapa tokoh lainnya, seperti Nasyirul Falah Amru, KH Muhammad Syakrim, KH Muhammad Hatim Salman, dan KH Subhan Makmun.

Sebagai seorang santri, Nusron menegaskan bahwa dalam budaya pesantren, seorang santri tidak sepatutnya meminta jabatan, dan ia akan tunduk pada keputusan para kiai di PBNU. Dengan lapang dada, Nusron menyatakan bahwa sebagai santri, ia siap menjalani tugas apapun yang diberikan oleh para kyai.

“Sebagai santri, saya sami’na waathona keputusan para kiai kita ini di santri enggak boleh minta jabatan,” ujar Nusron usai debat perdana capres di kantor KPU, Selasa malam.

“Pokoknya kalau kita dikasih amanah kita jalankan alhamdulillah, kalau nggak ada amanah alhamdulillah. Ditugaskan apapun kita siap,” tambahnya.

BACA JUGA: Prabowo-Gibran Resmi Bertarung di Pilpres 2024, TKN: “Upaya Penjegalan Tidak Mempan”

PBNU mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 01.c/A.II.04/11/2023 pada 15 November 2023 lalu, yang menetapkan pemecatan Nusron Wahid dan beberapa tokoh lainnya dari jabatan sebagai Ketua PBNU sisa masa jabatan 2022-2027. Keputusan ini disebut sebagai langkah untuk penyegaran dan penempatan pengurus di tempat yang dianggap lebih tepat oleh PBNU.

Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengonfirmasi keputusan tersebut dan menjelaskan bahwa pertimbangan diambil dalam rapat gabungan PBNU.

“Pertimbangannya untuk penyegaran dan penempatan pengurus ditempat yang tepat,” ungkap Gus Ipul kepada CNNIndonesia.com.

Keputusan ini menciptakan perubahan dalam kepengurusan PBNU dan menyiratkan dinamika internal dalam organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Seiring dengan penerimaan Nusron Wahid terhadap keputusan tersebut, perhatian terfokus pada langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh PBNU dalam menjalankan peran dan fungsinya di masyarakat.

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...