Kementerian Sosial (Kemensos) mengalokasikan dana untuk membantu korban bencana banjir dan longsor yang terjadi di Bogor, Bekasi, dan Jakarta. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan tim ke lokasi terdampak untuk meninjau kondisi di lapangan.
Gus Ipul menyampaikan pihaknya sudah mulai membangun dapur umum untuk membantu warga Bogor yang terdampak bencana. Proses pendirian dapur umum saat ini sedang berlangsung, untuk memastikan kebutuhan pangan bagi para korban terpenuhi.
Gus Ipul juga mengatakan, dalam hal bantuan finansial, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 1 miliar untuk korban di Bogor, sedangkan untuk Bekasi dialokasikan Rp 800 juta. Sementara itu, jumlah bantuan untuk Jakarta masih dalam proses perhitungan. Selain bantuan dana, bantuan logistik juga telah dikirimkan ke tiga lokasi terdampak bencana.
Selain itu, Gus Ipul juga berencana melakukan kunjungan langsung ke wilayah terdampak pada Rabu, 5 Maret 2025. Saat ini, ia masih berada di Pasuruan, namun Gus Ipul sudah memastikan bahwa bantuan yang diperlukan telah mulai disalurkan ke lokasi bencana.
Sementara itu, laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta menyebutkan bahwa hujan deras pada Minggu malam, 2 Maret 2025, menyebabkan kenaikan permukaan air di Bendung Katulampa, Kota Bogor. Akibatnya, Kali Ciliwung meluap dan merendam permukiman warga, dengan dampak yang meluas hingga ke Jakarta dan Bekasi.
Andhika Rakatama – Redaksi