National

KSPI Akan Kerahkan Buruh Tuntut Penyelamatan Pekerja Sritex

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan mengerahkan ribuan buruh untuk berdemonstrasi di Istana Kepresidenan Jakarta demi memperjuangkan nasib para buruh PT Sri Rejeki Isman Tbk alias Sritex.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, penutupan Sritex akan berdampak pada penutupan anak perusahaan hingga pabrik pemasok. Hal itu bisa merembet ke pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

Demonstrasi itu akan difokuskan di istana dan Kantor Kementerian Ketenagakerjaan. KSPI juga akan melakukan aksi unjuk rasa di Semarang, Jawa Tengah.

Iqbal menyampaikan, ada enam tuntutan demonstrasi itu.

Pertama, bongkar total penyebab penutupan pabrik dan PHK massal buruh Sritex.

Kedua, selamatkan industri nasional dan sektor riil di tengah ancaman badai PHK. Tuntutan ketiga hapus sistem outsourcing yang semakin masif.

Para buruh juga menuntut pembayaran THR tahun ini. Mereka mendesak tak ada pemutusan kontrak dan PHK buruh sebagai cara menghindari pembayaran THR.

Tuntutan kelima pengadilan bagi para koruptor. Keenam, cabut Permendag Nomor 8 Tahun 2023 yang membuka pintu impor secara ugal-ugalan dan menjadi penyebab PHK besar-besaran di sektor tekstil serta impor truk.

Sebelumnya, pabrik tekstil Sritex tutup 1 Maret 2025. Sekitar 10 ribu orang pegawai mengalami PHK.

Penutupan pabrik menjadi buntut dari putusan Pengadilan Niaga Semarang yang menyatakan Sritex pailit melalui putusan Nomor No. 12/ Pdt.Sus-PKPU/2021.PN.Niaga.Smg tanggal 25 Januari 2022.

Mahkamah Agung menegaskan putusan itu lewat penolakan kasasi, 19 Desember 2024. Tim kurator kepailitan Sritex telah menyatakan perusahaan tekstil itu punya utang Rp29,8 triliun.

#

(Muhammad Nuzul Ramadhan-Redaksi)

Baca artikel lainnya di https://Most1058fm.com

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...