PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menyalurkan donasi sebesar Rp150 juta untuk pemulihan masyarakat terdampak bencana di Sumatra. Dana ini berasal dari 10 persen hasil penjualan tiket masuk Ancol pada 31 Desember 2025. Penjualan tiket dilakukan secara daring melalui situs resmi dan secara langsung di loket Pintu Gerbang Utama. Total pengunjung yang tercatat mencapai 41.597 orang pada hari tersebut.
Dari jumlah tersebut, Ancol memperoleh omzet sebesar Rp1,45 miliar. Nilai donasi awal sebesar Rp145 juta kemudian dibulatkan menjadi Rp150 juta. Langkah ini menunjukkan keterkaitan langsung antara aktivitas pariwisata dan kepedulian sosial. Skema ini juga memberi ruang partisipasi tidak langsung bagi pengunjung dalam aksi kemanusiaan.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, menyampaikan bahwa donasi telah disalurkan melalui Baznas Bazis DKI Jakarta. Dana tersebut akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana. Program ini dijalankan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Perusahaan menilai peran dunia usaha penting dalam merespons krisis kemanusiaan.
Ancol menyatakan optimisme bahwa masyarakat terdampak dapat bangkit dengan dukungan kolektif. Perusahaan menegaskan komitmen untuk terus berkontribusi dalam upaya kemanusiaan. Donasi ini dipandang sebagai simbol solidaritas antara pelaku usaha dan masyarakat luas. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong nasional.
Alexander Jason – Redaksi

