Wakil Kepala Kepolisian Resor Tanggamus, Komisaris Polisi Gigih Andri Putranto, secara simbolis menyerahkan bantuan Program Makan Bergizi (MBG) kepada pelajar di Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus.
Program ini dijalankan melalui Sentra Pangan dan Gizi (SPPG) Polri Pekon Tekad yang dikelola Yayasan Bhayangkari. Kegiatan ini menandai dimulainya distribusi rutin makanan bergizi kepada ribuan siswa di wilayah tersebut. Langkah ini diposisikan sebagai kontribusi Polri dalam mendukung kebijakan nasional peningkatan gizi anak sekolah.
Sebanyak 2.773 siswa dari 20 satuan pendidikan menjadi penerima manfaat pada tahap awal program. Sasaran meliputi jenjang pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas di Pekon Tekad, Muara Dua, dan wilayah sekitarnya. Distribusi ini mencerminkan pendekatan lintas jenjang agar manfaat gizi dapat dirasakan secara merata. Pemerintah dan kepolisian memandang gizi sebagai fondasi penting bagi kualitas sumber daya manusia.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Tanggamus, Inspektur Polisi Dua Primadona Laila, menekankan bahwa program ini ditujukan untuk menunjang tumbuh kembang serta konsentrasi belajar siswa. Ia menjelaskan bahwa MBG merupakan bagian dari skema SPPG Polri yang berorientasi pada kesejahteraan sosial. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai bantuan pangan, tetapi juga sebagai intervensi kesehatan jangka panjang. Dengan demikian, peran Polri meluas dari fungsi keamanan ke fungsi sosial kemasyarakatan.
Polres Tanggamus berkomitmen melakukan pengawasan dan evaluasi berkala terhadap distribusi dan kualitas makanan yang diberikan. Koordinasi dengan sekolah dan pengelola SPPG dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai standar gizi dan tepat sasaran. Pendekatan ini dimaksudkan untuk menjaga akuntabilitas serta keberlanjutan program. Secara keseluruhan, MBG diproyeksikan menjadi instrumen penting dalam memperkuat kesehatan anak dan ketahanan sosial di tingkat lokal.
Alexander Jason – Redaksi

