Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, dilakukan dengan cara tak biasa. Untuk menjangkau sekolah-sekolah di wilayah pesisir serta pulau-pulau kecil di Danau Sentani, Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Asey Besar menggunakan kapal cepat sebagai sarana transportasi utama.
Kondisi tersebut terekam dalam video yang dibagikan akun Instagram @tvrinasional. Terlihat kapal cepat mengangkut ratusan paket MBG melintasi perairan Danau Sentani, meski harus menghadapi angin kencang dan gelombang yang membuat kapal bergoyang. Kapal tersebut singgah ke sejumlah sekolah di pesisir danau, serta sekolah dan posyandu yang berada di pulau-pulau kecil di tengah danau.
Danau Sentani diketahui memiliki lebih dari 20 pulau kecil yang tersebar di wilayah perairan yang membentang antara Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Kondisi geografis tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pendistribusian layanan gizi.
Kepala SPPG Asey Besar, Sofyan Hasan, menjelaskan bahwa dapur MBG di Sentani Timur telah beroperasi sejak 30 September 2025 dan melayani sebanyak 2.955 penerima manfaat. Mereka terdiri dari siswa di 29 sekolah, mulai dari PAUD hingga SMA, serta sembilan posyandu di wilayah pesisir dan pulau.
Sementara itu, Ketua Yayasan Teker Harapan Papua yang menaungi SPPG Asey Besar, Hesty Imelda Kere, menyebut kehadiran dapur MBG ini turut berkontribusi dalam pemberdayaan komunitas masyarakat adat di sekitar Sentani Timur.
Ia menambahkan, selain tenaga kerja, bahan baku MBG juga disuplai oleh masyarakat setempat. “Kebutuhan lainnya seperti angkutan juga (melibatkan masyarakat), karena kami melayani anak-anak sekolah dan kelompok B3-ibu hamil, ibu menyusui, dan balita-di wilayah perairan Danau Sentani,” tutupnya.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

