Kedutaan Besar Australia di Indonesia bersama dengan Kedutaan Besar Indonesia di Australia, meluncurkan program Duta Pembelajaran Bahasa Indonesia 2026 atau Indonesian Language Learning Ambassadors (ILLA) hari ini, Selasa (20/1/2026).
Dalam program ini, 67 duta bahasa Indonesia akan ditempatkan di 53 sekolah dan universitas di seluruh Australia. Duta ILLA akan berbagi keahlian mereka dalam bahasa, budaya, dan adat istiadat Indonesia sambil membangun persahabatan yang langgeng di Australia.
Perdana Menteri Anthony Albanese dan Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmen bersama mereka terhadap program ILLA dan mengumumkan bahwa jumlah duta akan ditingkatkan dua kali lipat –pencapaian yang tercapai pada tahun 2025.
Program ILLA mencerminkan hubungan yang kuat antara cendekiawan Indonesia dan penyelenggara pendidikan Australia. Melalui kegiatan di kelas dan interaksi dengan masyarakat, program ini berkontribusi dalam memperkuat hubungan budaya dan pendidikan antara Indonesia dan Australia.
Sebelum penempatan, duta ILLA mengikuti orientasi dan pelatihan Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) yang disesuaikan dan diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, untuk membekali mereka dalam mengajar secara efektif di lingkungan belajar yang beragam di Australia.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

