Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ke Istana Élysée menandai momen diplomatik yang sarat makna personal dan simbolis. Ia menghadiri jamuan santap malam atas undangan pribadi Presiden Prancis, Emmanuel Macron, pada Jumat malam waktu setempat. Penyambutan berlangsung langsung di halaman istana dengan suasana hangat dan bersahabat.
Penyambutan kenegaraan diperkuat dengan kehadiran pasukan jajar kehormatan dan iringan musik resmi. Prabowo membalas penghormatan tersebut dengan menyampaikan salam kepada pasukan yang bertugas. Momen ini menampilkan keseimbangan antara nuansa khidmat dan kesederhanaan. Istana Élysée menjadi panggung simbol hubungan saling menghargai antara kedua negara.
Jamuan makan malam digelar di Le Salon des Portraits, salah satu ruang bersejarah di Istana Élysée. Suasana pertemuan berlangsung santai dengan percakapan yang mengalir alami. Prabowo dan Macron tidak hanya berdialog sebagai kepala negara, tetapi juga sebagai mitra yang saling memahami. Diskusi mencakup hubungan bilateral Indonesia–Prancis hingga pandangan bersama terhadap dinamika global.
Jamuan santap malam pribadi ini memperlihatkan sisi lain dari diplomasi tingkat tinggi. Pertemuan tersebut tidak semata-mata berisi agenda resmi, melainkan juga membangun kepercayaan personal. Kedekatan ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kerja sama global. Hubungan Indonesia dan Prancis digambarkan bergerak maju dengan fondasi saling percaya dan visi bersama.
Alexander Jason – Redaksi

