National

Jembatan Way Umbar Selesai, Akses Anak Sekolah dan Warga Kini Lebih Aman

Penyelesaian pembangunan jembatan gantung di atas Sungai Way Umbar oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menandai hadirnya kembali negara di wilayah pedesaan yang lama terpinggirkan. Proyek ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memperkuat konektivitas dan mempercepat pembangunan dari pinggiran. Jembatan sepanjang 120 meter tersebut kini berdiri kokoh dan langsung dimanfaatkan warga dalam aktivitas sehari-hari. Infrastruktur sederhana ini menjadi simbol bahwa pembangunan tidak selalu harus megah untuk berdampak besar.

Sebelum jembatan tersebut dibangun, warga Desa Pekon Umbar hidup dengan keterbatasan akses yang nyata. Sungai Way Umbar harus diseberangi dengan berjalan kaki, memaksa pelajar, petani, dan ibu rumah tangga menghadapi risiko setiap hari. Saat debit air meningkat akibat hujan deras, aktivitas pendidikan dan ekonomi praktis terhenti. Kondisi ini semakin berat setelah jembatan lama rusak parah dan terbengkalai sejak 2023.

Kehadiran jembatan gantung baru menjawab kebutuhan mendesak yang telah lama disuarakan masyarakat. Jembatan ini bahkan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua, memperlancar distribusi hasil perkebunan dan mobilitas warga. Pembangunannya yang hanya memakan waktu enam hari menunjukkan efektivitas kerja gabungan 49 personel dari unsur militer dan pihak terkait. Peresmian pada 30 Desember 2025 menjadi hadiah akhir tahun yang bermakna bagi warga desa.

Lebih dari sekadar proyek fisik, jembatan Way Umbar mencerminkan arah kebijakan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan riil rakyat. Pendekatan ini menegaskan bahwa pembangunan nasional harus dimulai dari wilayah yang paling membutuhkan. Dengan infrastruktur dasar yang memadai, desa memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh dan mandiri. Pada akhirnya, jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua tepi sungai, tetapi juga memperpendek jarak antara kebijakan negara dan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...