Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta menyelenggarakan lokakarya kemitraan pendidikan pada 22 Januari 2026 untuk mempertemukan pejabat pemerintah dan universitas di Indonesia dengan institusi pendidikan tinggi Amerika Serikat. Kegiatan ini menghadirkan pakar dari Universitas California, Davis, dan Universitas Purdue, yang berbagi praktik terbaik dan model kolaborasi pendidikan yang aplikatif.
Lokakarya ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Energi, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pejabat pemerintah kota Jakarta dan Samarinda, Komite Olimpiade Nasional Indonesia, serta sejumlah universitas terkemuka di Indonesia.
Dalam sambutannya, Kuasa Usaha ad interim (KUAI) Kedutaan Besar AS di Jakarta, Peter Haymond, menekankan pentingnya kolaborasi akademik. “Amerika Serikat adalah rumah bagi institusi pendidikan terbaik di dunia,” ujar Haymond. “Diskusi substantif yang berlangsung selama lokakarya hari ini meletakkan dasar bagi kemitraan yang lebih mendalam dan langgeng dengan sekolah-sekolah di AS, yang akan menciptakan peluang baru bagi mahasiswa, akademisi, dan komunitas di seluruh Indonesia.”
Selama lokakarya, para peserta bertukar pandangan untuk menyelaraskan kerjasama akademik dengan kebutuhan pembangunan nasional dan daerah, termasuk pengembangan tenaga kerja, riset, inovasi, dan keterlibatan masyarakat. Kehadiran perwakilan dari berbagai institusi menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Peter Haymond menegaskan bahwa penguatan kemitraan pendidikan ini diharapkan membuka lebih banyak peluang transformatif bagi mahasiswa dan akademisi Indonesia melalui pendidikan internasional, sekaligus membangun kapasitas yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi komunitas di seluruh Indonesia.
Akbari Danico – Redaksi

