Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan meminta bantuan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menyampaikan pesan kepada Iran bahwa Tel Aviv tidak berniat menyerang Teheran.
Kantor berita Israel, KAN, melaporkan sejumlah sumber diplomatik menyebut permintaan tersebut disampaikan Netanyahu melalui sambungan telepon. Netanyahu disebut ingin Putin meyakinkan Iran agar tidak salah menafsirkan situasi keamanan yang berkembang belakangan ini.
Menurut laporan KAN, langkah itu diambil lantaran Netanyahu khawatir Iran akan menganggap Israel tengah mempersiapkan serangan, menyusul maraknya pemberitaan media Israel terkait rencana militer terhadap Teheran.
Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah media Israel melaporkan bahwa pemerintahan Netanyahu tengah menyusun rencana serangan ke Iran dengan sandi “Iron Strike”. Rencana tersebut disebut disiapkan sebagai respons atas kekhawatiran Israel terhadap perkembangan pesat program rudal balistik Iran.
Pemberitaan tersebut memicu kekhawatiran Tel Aviv bahwa Iran dapat melancarkan serangan lebih dulu sebagai langkah pencegahan. Meski demikian, Netanyahu dilaporkan tetap menegaskan kepada parlemen bahwa Israel akan memberikan balasan serius apabila mendapat serangan dari Iran.
Akbari Danico – Redaksi

