National

Personel Bekerja Tanpa Libur untuk Percepat Penanganan Bencana di Maninjau Agam

Kepolisian Resor Agam bersama Polsek Tanjung Raya bergerak cepat membantu warga terdampak tanah longsor di Kecamatan Maninjau, Kabupaten Agam. Puluhan personel dikerahkan tanpa mengenal hari libur untuk membersihkan material longsor di permukiman dan fasilitas umum. Kegiatan ini menjadi bagian dari respons tanggap darurat institusi terhadap bencana alam di wilayah hukumnya. Kehadiran aparat diposisikan sebagai unsur penting dalam mempercepat pemulihan lingkungan dan aktivitas warga.

Personel dari Kompi 2 Polres Agam dan anggota Polsek Tanjung Raya menyisir titik-titik terdampak menggunakan peralatan manual seperti cangkul dan sekop. Tanah, lumpur, dan bebatuan diangkat secara gotong royong untuk membuka kembali akses rumah warga dan ruang publik. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pemulihan fisik menjadi prioritas awal pascabencana. Upaya tersebut juga memperlihatkan keterlibatan langsung aparat di lapangan, bukan sekadar koordinasi administratif.

Kepala Kepolisian Resor Agam, AKBP Muari, menegaskan bahwa seluruh jajaran diperintahkan turun langsung membantu masyarakat. Ia menempatkan gotong royong sebagai sarana mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi warga Maninjau. Menurutnya, aparat tidak boleh membiarkan masyarakat menghadapi dampak bencana sendirian. Pernyataan ini memperkuat posisi kepolisian sebagai aktor keamanan sekaligus aktor kemanusiaan.

Polres Agam memastikan kegiatan kemanusiaan ini akan terus berlangsung hingga seluruh lokasi terdampak dinyatakan bersih dan aman. Masyarakat tetap diimbau waspada terhadap potensi bencana susulan karena kondisi cuaca dan kontur tanah masih rentan. Koordinasi antara aparat dan warga dinilai menjadi kunci keberhasilan pemulihan jangka pendek dan menengah. Sinergi ini diharapkan menghasilkan proses pemulihan yang lebih cepat, aman, dan berkelanjutan.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...