Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriyah di Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan rohani internal institusi kepolisian. Tema yang diangkat menekankan penguatan keimanan dan ketakwaan personel Polri. Pendekatan tersebut diarahkan agar pengabdian kepada masyarakat tetap berlandaskan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Inspektur Pengawasan Umum Polri, Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Widada, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas kepolisian. Sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri turut hadir sebagai bentuk dukungan institusional. Kehadiran para pimpinan ini mencerminkan keseriusan Polri dalam membangun dimensi spiritual aparatnya.
Rangkaian acara diisi dengan tausiyah yang menyoroti makna perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW. Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya iman dan ketakwaan sebagai fondasi moral aparatur negara. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang kompleks. Penguatan aspek moral dipandang sebagai penyeimbang kewenangan dan tanggung jawab hukum yang dimiliki Polri.
Selain kegiatan keagamaan, Mabes Polri juga menyalurkan santunan kepada anak yatim dan bantuan sosial kepada keluarga purnawirawan Polri yang terdampak banjir. Langkah ini menunjukkan bahwa peringatan keagamaan tidak berhenti pada aspek seremonial semata. Kepedulian sosial ditempatkan sebagai bagian dari praktik nilai keimanan yang nyata. Keseluruhan kegiatan mencerminkan upaya Polri memperkuat peran sebagai institusi negara yang humanis dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Alexander Jason – Redaksi

