National

Prabowo dan Diplomasi Pembelaan Palestina

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan konsistensi dalam mendorong penyelesaian konflik Gaza melalui jalur diplomasi yang berlandaskan kedaulatan Palestina. Sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2019–2024, Prabowo telah menempatkan isu Palestina sebagai prioritas kebijakan luar negeri Indonesia. Sikap tersebut tercermin dalam berbagai forum internasional yang ia hadiri. Indonesia secara konsisten menyuarakan bahwa perdamaian hanya dapat dicapai melalui pengakuan penuh terhadap Palestina.

Komitmen tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri IISS Shangri-La Dialogue 2024 di Singapura. Dalam forum itu, ia menegaskan kesiapan Indonesia memberikan bantuan kemanusiaan, mengirim tenaga medis, serta berpartisipasi dalam misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sikap serupa juga ditegaskan dalam Konferensi Tingkat Tinggi Call for Action: Urgent Humanitarian Response for Gaza di Amman, Yordania, di mana Indonesia kembali menegaskan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina sebagai dasar penyelesaian konflik.

Setelah resmi dilantik sebagai Presiden, Prabowo meningkatkan intensitas diplomasi internasional terkait Palestina. Ia melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi, untuk membahas solusi konkret bagi perdamaian Gaza. Upaya serupa dilanjutkan melalui kunjungan ke Uni Emirat Arab dan Turki, serta seruan kolaborasi global dalam membela keadilan internasional. Dalam berbagai kesempatan, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia menolak sikap diam terhadap krisis kemanusiaan di Gaza.

Di forum multilateral, Presiden Prabowo Subianto terus mengangkat solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian sejati. Hal ini ditegaskan kembali pada Sidang Umum PBB ke-80 di New York serta forum Sharm El Sheikh di Mesir. Pada Januari 2026, Indonesia turut menandatangani piagam Board of Peace, sebuah badan internasional yang mengawal transisi dan rekonstruksi Gaza pascakonflik. Rangkaian diplomasi ini menegaskan peran aktif Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia melalui dialog, kerja sama internasional, dan keberpihakan pada keadilan.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...