National

Sekolah di Aceh Tamiang Kembali Digunakan Pascabanjir

Sejumlah sekolah di Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, mulai kembali digunakan setelah dibersihkan dari endapan lumpur sisa banjir. Pembersihan dilakukan oleh anggota TNI bersama masyarakat setempat.

Di SD Negeri Raja, Desa Raja, Kecamatan Bendahara, Minggu (25/1), TNI dan warga membersihkan lumpur yang menutupi halaman dan area sekolah menggunakan cangkul dan sekop. Lumpur yang mulai mengeras dipindahkan ke luar area sekolah.

Halaman sekolah yang sebelumnya tertutup endapan lumpur kini telah bersih dan kembali dapat dimanfaatkan para siswa untuk beraktivitas dan belajar dengan nyaman.

Sementara itu, di SMA Negeri 1 Bendahara, Desa Seuneubok, Kecamatan Bendahara, endapan lumpur padat dengan ketebalan sekitar 50 sentimeter hingga satu meter sempat menutupi halaman sekolah. Anggota TNI bersama para guru dan masyarakat setempat mengeruk lumpur menggunakan cangkul dan sekop. Selain tenaga manual, satu unit alat berat turut dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan. Lumpur kemudian diangkut menggunakan truk dan dibuang ke luar area sekolah hingga halaman kembali bersih.

Kegiatan serupa juga dilakukan di TPA Nurul Iman, Desa Lubuk Batil, Kecamatan Bendahara. Masyarakat yang dibantu anggota TNI membersihkan lumpur di dalam dan sekitar lingkungan sekolah. Lumpur yang mulai mengering dikeruk dengan sekop dan dipindahkan menggunakan gerobak.

Selain itu, TNI juga membersihkan debu tebal yang menempel di sekitar lingkungan sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan nyaman. Pembersihan tersebut dilakukan agar kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah terdampak banjir dapat kembali berjalan.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...