Sedikitnya 80 orang dilaporkan tewas akibat serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Venezuela pada Minggu (4/1). Seorang pejabat senior Venezuela menyebut korban jiwa terdiri atas warga sipil dan personel militer.
Pejabat tersebut mengungkapkan bahwa sebagian korban tewas berasal dari Catia La Mar, wilayah pesisir yang terletak tak jauh dari Bandara Internasional Caracas. Proses pendataan masih terus dilakukan sehingga jumlah korban diperkirakan berpotensi bertambah.
“Angka korban tewas masih bersifat sementara karena pencatatan di sejumlah lokasi masih berlangsung,” ujar pejabat Venezuela tersebut, seperti dikutip Anadolu Agency.
Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Venezuela pada Sabtu (4/1) dini hari sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Serangan tersebut menyasar ibu kota Caracas serta sejumlah negara bagian lain, di antaranya Miranda, Aragua, dan La Guaira.
Dalam operasi yang sama, pasukan elite AS Delta Force dilaporkan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores. Keduanya kemudian diterbangkan ke New York untuk menghadiri proses hukum terkait tuduhan narkoba dan terorisme, menurut laporan The New York Times.
Akbari Danico – Redaksi

