National

TNI dan Warga Terus Bersihkan Lumpur dan Material Kayu di Sumatra Utara

Personel TNI bersama warga setempat terus melakukan pembersihan lumpur dan material kayu pascabanjir bandang di Sumatra Utara. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan fasilitas umum dan akses jalan yang terdampak bencana.

Berdasarkan pantauan di lapangan, hingga Senin (19/1/2026), aktivitas pembersihan berlangsung intensif di sejumlah titik di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Pembersihan menyasar lingkungan sekolah, kantor pemerintahan, serta ruas jalan utama yang sebelumnya tertutup lumpur dan puing.

Di lingkungan SMA Fransiskus, truk-truk TNI dikerahkan untuk mengangkut material kayu sisa banjir bandang. Personel TNI bahu membahu mengangkat potongan kayu, puing, dan sampah, lalu melemparkannya ke bak truk. Kerja kolektif tersebut menjadi gambaran nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana.

Pembersihan juga dilakukan di depan Kantor Camat Tukka. Halaman kantor pemerintahan itu masih dipenuhi lumpur tebal. Untuk mempercepat proses, TNI dari Zeni Angkatan Darat menurunkan truk bak terbuka dan alat berat. Excavator dikerahkan mengeruk lumpur, kemudian memindahkannya ke dalam truk untuk dibuang ke lokasi penampungan sementara. Langkah ini penting agar pelayanan publik dapat kembali berjalan optimal.

Sementara itu, di simpang Sipange, Kecamatan Tukka, pembersihan jalan terus dilakukan. Alat berat dan truk TNI menjadi andalan dalam menyingkirkan lumpur dan tanah yang menutup badan jalan.  Meski sebagian ruas masih licin, jalan kini sudah dapat dilalui kendaraan dengan kehati-hatian. Pembersihan jalan diprioritaskan guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan mendukung mobilitas warga.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...