World

Uni Eropa Siap Balas Tarif Trump dengan Blokir Akses Pasar AS

Uni Eropa berpeluang mengaktifkan aturan khusus untuk memblokir barang-barang Amerika Serikat (AS) jika Presiden AS Donald Trump benar-benar menjatuhkan tarif tinggi terhadap negara lain sebagai bentuk tekanan politik. Ancaman tersebut dibahas dalam pertemuan negara-negara Uni Eropa yang digelar pada Minggu (19/1), dengan agenda utama membicarakan sikap Trump terkait tarif perdagangan serta isu Greenland.

Dalam rapat tersebut Presiden Prancis Emmanuel Macron mendorong Uni Eropa mengaktifkan pasal anti-pemaksaan yang dikenal sebagai trade bazooka. Instrumen tersebut memungkinkan Uni Eropa membatasi akses Amerika Serikat ke pasar Eropa atau memberlakukan kontrol ekspor sebagai langkah balasan.

Trade bazooka sendiri memberikan kewenangan luas bagi Uni Eropa untuk mengambil tindakan keras, mulai dari pembatasan perdagangan hingga tarif balasan. Namun, mekanisme ini awalnya dirancang untuk menghadapi tekanan dari negara seperti China, bukan dari sekutu dekat seperti Amerika Serikat. Meski demikian, blok tersebut disebut tengah mempertimbangkan penerapan tarif balasan senilai hingga €93 miliar terhadap AS jika ancaman Trump direalisasikan.

“Setidaknya dilihat dari reaksi awal, beberapa pemimpin Eropa bersedia bersikap keras,” ujar Kepala Makro Global ING, Carsten Brzeski, seperti dikutip CNN.

Di sisi lain, Peneliti Senior Non-Residen Brookings Institution, Dan Hamilton, menilai penggunaan trade bazooka bukanlah langkah cepat. Menurutnya, Uni Eropa membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menerapkan instrumen tersebut secara efektif.

Hamilton juga memperingatkan bahwa aksi saling balas tarif berpotensi memperburuk kondisi ekonomi baik di Eropa maupun Amerika Serikat.

“Ancaman terbaru Trump berisiko menghancurkan kesepakatan perdagangan yang disepakati AS dengan Inggris dan Uni Eropa musim panas lalu, serta semakin memperburuk hubungan dengan sekutu terdekat Amerika,” kata Hamilton.

Sebelumnya, Trump mengancam akan mengenakan tarif tinggi terhadap negara-negara yang menolak rencana Amerika Serikat untuk mengambil alih Greenland. Sejak kembali menduduki Gedung Putih, Trump kian menunjukkan sikap agresifnya di panggung global, termasuk dengan rencana mencaplok Greenland, yang bahkan tidak menutup kemungkinan ditempuh melalui opsi militer.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...