Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, meninjau lokasi pembangunan pompa air di Cempaka Putih Barat dan Cempaka Putih, Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/1). Kunjungan tersebut menunjukkan komitmen serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mengatasi genangan air saat musim hujan.
Rano menyatakan bahwa pembangunan rumah pompa oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta dimaksudkan untuk memperkuat pengendalian genangan dan banjir dengan menurunkan debit air di sistem Polder Cempaka Putih.
Empat lokasi tersebut terdiri dari dua titik di Jalan Letjen Suprapto dan dua titik lagi di Jalan Cempaka Putih Barat 26. Dengan adanya pompa-pompa ini diharapkan dapat memperkuat sistem polder, juga mempercepat pengeluaran air, sehingga genangan di area rawan dapat surut lebih cepat.
Sementara itu, Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menyatakan bahwa pembangunan rumah pompa tersebut telah dikontrakkan pada akhir Desember 2025 dan kini mobilisasi alat tengah dilakukan.
Saat ini, ada dua pompa mobile dengan kapasitas 500 liter per detik dan 400 liter per detik, total sekitar 900 liter per detik. Kedepannya, total kapasitas rumah pompa mencapai 18.000 liter per detik atau setara 18 meter kubik per detik, dengan rincian:
• Rumah Pompa Cempaka Putih Jl. Letjen Suprapto Sisi Barat: 3 meter kubik per detik.
• Rumah Pompa Cempaka Putih Jl. Letjen Suprapto Sisi Timur: 3 meter kubik per detik.
• Rumah Pompa Cempaka Putih Barat Sisi Utara: 4 meter kubik per detik.
• Rumah Pompa Cempaka Putih Barat Sisi Selatan: 6 meter kubuk per detik.
Nuke Aryandhita – Redaksi

