Pemulihan fasilitas umum di Aceh terus dipercepat melalui rangkaian kegiatan pembersihan dan perbaikan sarana publik pada Sabtu (31/1). Personel TNI bersama dengan masyarakat berupaya mengembalikan fungsi sarana dan prasarana publik yang tertutup endapan lumpur dan material sisa banjir.
Di Desa Kubu, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, TNI menerjunkan ekskavator untuk membersihkan sisa lumpur yang menghambat akses warga. Pembersihan ruas jalan juga dilakukan TNI di Desa Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Buldoser milik Zeni TNI AD menyingkirkan lumpur kering yang menutupi jalan raya.
Pembersihan juga menyasar wilayah terdampak longsor di Kabupaten Gayo Lues. Alat berat dikerahkan untuk membuka kembali akses jalan Blangkejeren-Kutacane atau Agra di Kecamatan Putri Betung serta di Dusun Berawang Salam, Kecamatan Pining, yang sebelumnya tertutup material longsor.
Selain itu, alat-alat berat diturunkan pula untuk membersihkan ruas jalan di titik longsor Blangkejeren-Kutacane,Agra di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues serta Dusun Berawang Salam, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.
Saluran air juga menjadi salah satu fasilitas umum yang mendapat perhatian khusus. Di Desa Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, prajurit TNI dan warga setempat membersihkan gorong-gorong dengan sekop dan cangkul.
Pembersihan fasilitas umum lainnya juga dilakukan, antara lain lapangan futsal di Desa Petrik, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, serta Kantor Koperasi Unit Desa Meureudu di Kabupaten Pidie Jaya.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

