National

Analis Nilai Bansos Jaga Daya Beli dan Dorong Konsumsi Rumah Tangga

Sejumlah analis menilai kebijakan pemerintah berhasil menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga sepanjang 2025.

Badan Pusat Statistik mencatat konsumsi rumah tangga tumbuh 4,98 persen pada 2025, meningkat dibandingkan 4,94 persen pada tahun sebelumnya.

Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro mengatakan, kinerja tersebut tidak terlepas dari kebijakan anggaran pemerintah yang memberi bantalan terhadap daya beli, terutama melalui bantuan sosial dan subsidi pangan. Hal itu disampaikan Andry dalam riset yang dipublikasikan kepada media, Kamis.

Sementara itu, Ekonom Bank Permata Faisal Rachman menilai pertumbuhan konsumsi juga ditopang kinerja kuat pada triwulan IV 2025. Pada periode tersebut, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,11 persen secara tahunan, meningkat dari 4,89 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Faisal, akselerasi konsumsi pada akhir tahun mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang Natal dan Tahun Baru. Selain faktor musiman, kebijakan bantuan tunai pemerintah turut memperkuat momentum pertumbuhan konsumsi.

Kemudian, Chief Economist IQI Global, Shan Saeed, menilai terjaganya konsumsi rumah tangga yang berkontribusi sekitar 54–55 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) akan tetap menjadi jangkar permintaan domestik Indonesia. Menurutnya, prospek tersebut didukung oleh ketahanan pasar tenaga kerja, inflasi yang terkendali, serta meningkatnya pendapatan riil masyarakat.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...