Balai Besar Pengawasan Obat Makanan (BBPOM) di Jakarta telah mengadakan pertemuan koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka penguatan sinergisitas pembinaan dan pengawasan obat dan makanan di Jakarta Pusat.
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin beserta jajaran Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait seperti Suku Dinas Kesehatan, Suku Dinas KPKP, Suku Dinas PPKUKM, Suku Dinas KPKP, Suku Dinas Pendidikan, PTSP menerima kedatangan BBPOM Jakarta.
Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, koordinasi dan kolaborasi dengan Pemkot Jakarta Pusat beserta jajaran telah berjalan baik. Ia mengungkapkan, koordinasi yang semakin baik antara Pemkot Jakarta Pusat dan BBPOM di Jakarta akan berdampak terhadap meningkatnya pengawasan obat dan makanan.
Menurutnya, pertemuan koordinasi juga membahas beberapa agenda strategis, di antaranya keberlanjutan pendampingan pada penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman serta program Keamanan Pangan Terpadu tahun 2026 yang akan dilaksanakan di kelurahan, sekolah madrasah dan pasar.
Termasuk kolaborasi pengawasan terhadap penjualan obat-obat tertentu seperti tramadol dan hexymer, pembinaan kepada pelaku UMKM, pengawalan program Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG), serta pengendalian Antimicrobial Resistance (AMR).
Ia menambahkan, kolaborasi yang telah terjalin ini merupakan langkah nyata dalam perkuatan pengawasan obat dan makanan.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

