Forum Halal Makkah edisi ketiga resmi berakhir di Makkah Chamber of Commerce Exhibitions and Events Center pada Februari 2026. Mengusung tema “Halal: A Professional Industry,” forum ini mempertemukan pejabat tinggi pemerintah dan pemimpin industri dari berbagai negara untuk memperkuat kolaborasi dan pengembangan industri halal global.
Forum tersebut diselenggarakan oleh Manafea Initiative di bawah naungan Menteri Perdagangan Arab Saudi, Dr. Majid bin Abdullah Al-Kassabi, yang turut hadir secara langsung. Sejumlah tokoh internasional turut berpartisipasi, di antaranya Menteri Luar Negeri Bosnia dan Herzegovina Elmedin Konaković, Wakil Perdana Menteri Republik Tatarstan Vasil Shaykhraziev, Ketua Qatar Chamber Sheikh Khalifa bin Jassim Al Thani, serta Presiden Union of Chambers and Commodity Exchanges of Turkey Rifat Hisarcıklıoğlu, bersama sejumlah pejabat dan pemimpin industri lainnya.
Kegiatan ini menjadi puncak dari pertemuan ekonomi global yang berlangsung selama tiga hari, dari 14 hingga 16 Februari 2026. Forum tersebut semakin menegaskan posisi Arab Saudi sebagai salah satu pilar strategis dalam pengembangan ekonomi Islam di tingkat global.
Pada edisi ketiga ini, forum mencatat capaian penting dengan dihasilkannya 15 perjanjian kerja sama strategis antara entitas lokal dan internasional. Kerja sama tersebut bertujuan memperkuat integrasi ekonomi, menyelaraskan standar industri, meningkatkan kualitas produk halal, serta memperkuat kredibilitas lembaga akreditasi.
Forum ini juga menarik perhatian luas dengan kehadiran ribuan pengunjung dari berbagai negara. Sebanyak 170 peserta pameran dari 15 negara menampilkan inovasi dan layanan terbaru di sektor halal, mencerminkan meningkatnya daya tarik investasi di pasar Arab Saudi serta peran negara tersebut sebagai penghubung antara pasar regional dan global.
Selain pameran, forum ini menghadirkan delapan diskusi panel dan tiga lokakarya khusus yang melibatkan para ahli, pemimpin industri, dan pembuat kebijakan dari 20 negara. Diskusi tersebut membahas upaya pengembangan industri halal sebagai sektor yang terintegrasi, dengan standar kualitas dan tata kelola yang jelas dan terukur.
Pada sesi penutupan, forum menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk mempercepat pertumbuhan industri halal global. Rekomendasi tersebut menekankan pentingnya pertumbuhan yang bertanggung jawab, peningkatan transparansi dan standar kualitas, serta penguatan kerja sama internasional dan pertukaran pengetahuan guna mendukung pembangunan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Arab Saudi sebagai salah satu penggerak utama dalam industri halal global, sejalan dengan visi pembangunan Saudi Vision 2030.
Akbari Danico – Redaksi

