Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberi dampak bagi ibu hamil di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Salah satunya dirasakan Litwina Margareta Panda, warga Ombaluda, Desa Rada Mata, Kecamatan Tambolaka, Sumba Barat Daya, yang kini memasuki usia kehamilan delapan bulan.
Sejak usia kandungan tiga bulan, Litwina rutin menerima MBG melalui posyandu desa. Selama enam bulan terakhir, ia merasakan manfaat tambahan asupan gizi, terutama karena pada awal kehamilan sempat mengalami kesulitan makan.
Menurut Litwina, kenaikan berat badannya selama mengikuti program MBG sesuai dengan anjuran bidan. Ia juga rutin melakukan pemeriksaan kehamilan setiap bulan. Dari hasil pemeriksaan. perkembangan janin dinyatakan baik. Detak jantung normal dan pertumbuhan sesuai usia kandungan. Bahkan pada usia tujuh bulan. berat janin diperkirakan sudah lebih dari satu kilogram.
Meski memiliki riwayat tekanan darah tinggi selama kehamilan yang kerap menimbulkan keluhan pusing, Litwina menegaskan kondisi tersebut bukan dipicu oleh makanan dari program MBG. Ia tetap mengikuti arahan bidan untuk menjaga pola makan, terutama mengurangi asupan asin.
Setiap pagi sekitar pukul 07.30 WITA, para ibu hamil mendatangi Posyandu Rama Dana untuk mengambil makanan. Menu dapat dikonsumsi langsung di lokasi atau dibawa pulang. Dari sisi variasi, Litwina menilai menu MBG cukup beragam dan tidak menimbulkan kendala selama dikonsumsi.
Secara umum, Litwina menilai program MBG sangat membantu pemenuhan nutrisi ibu hamil di desanya, sekaligus mendukung kesehatan ibu dan pertumbuhan janin. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas pelaksanaan program tersebut.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

