Mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia menyatakan antusiasme mereka dalam mengikuti program student exchange di Rabdan Academy, Uni Emirat Arab (UEA). Program tersebut merupakan buah dari kerja sama internasional yang diinisiasi oleh Prabowo Subianto saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada tahun 2022. Para mahasiswa berkomitmen untuk menyerap ilmu serta wawasan global guna memperkuat sistem pertahanan dan keamanan nasional di masa depan.
Program pertukaran pelajar tersebut berlangsung selama satu semester di Faculty of Homeland Security sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di level global. Salah satu mahasiswa, Alif Shahnur, menyebutkan bahwa meskipun menghadapi tantangan perbedaan kultur, pengalaman akademik tersebut sangat memperkaya perspektifnya. Fokus pembelajaran pada manajemen bencana dan wawasan internasional dinilai menjadi modal penting yang akan dibawa pulang ke tanah air.
Mahasiswa lainnya, Karina Alexandria Silaban, menyoroti pentingnya penguasaan ilmu keamanan perbatasan yang diperoleh selama masa studi di UEA. Berbagai perspektif dan pertukaran gagasan dengan para pengajar internasional akan diterapkan secara nyata dalam pengabdian kepada negara. Hal tersebut menunjukkan bahwa investasi jangka panjang dalam pendidikan pertahanan memberikan dampak konkret bagi kesiapan teknis para kadet di lapangan.
Visi Presiden Prabowo dalam memperkuat pertahanan nasional tidak hanya berfokus pada modernisasi alutsista, tetapi juga pada pembangunan kualitas SDM yang adaptif. Melalui diplomasi pendidikan tersebut, para mahasiswa Unhan diharapkan menjadi pionir pertahanan yang memiliki standar global dan integritas tinggi. Keberlanjutan program tersebut dipandang krusial dalam mencetak generasi unggul yang siap menjaga kedaulatan bangsa dan negara di kancah internasional.
Zahra Rahmanda Oktafiani – Redaksi

