National

Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Tembus 143,9 Juta Orang, Pemerintah Siapkan Strategi Antarmoda

Kementerian Perhubungai memprediksi pergerakan masyarakat pada periode mudik Lebaran 2026 mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,6 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi mengatakan, besarnya potensi pergerakan tersebut menjadi perhatian utama pemerintah. Karena itu, berbagai langkah antisipasi telah disiapkan sejak awal.

Menurut Dudy, koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, hingga operator transportasi menjadi kunci. Tujuannya untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.

Berdasarkan hasil survei, pergerakan diprediksi terjadi secara masif baik dari daerah asal maupun tujuan favorit pemudik. Sejumlah kota besar diperkirakan kembali menjadi magnet pergerakan selama musim Lebaran. Salah satu daerah dengan kontribusi besar adalah Provinsi Jawa Timur. Wilayah ini tercatat sebagai daerah asal terbesar ketiga dengan potensi 17,12 juta pemudik.

Provinsi Jawa Timur tercatat sebagai daerah asal terbesar ketiga dengan potensi 17,12 juta pemudik. Di saat yang sama, Jawa Timur juga menjadi tujuan favorit kedua secara nasional dengan estimasi kedatangan 27,29 juta orang. Kota Surabaya bahkan masuk dalam daftar tujuan favorit nasional. Pergerakan menuju kota tersebut diperkirakan mencapai 732.000 orang.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Kementerian Perhubungan menyiapkan strategi pelayanan terpadu antarmoda. Fokusnya pada peningkatan kapasitas angkutan massal dan pengaturan distribusi penumpang.

Dari sisi kapasitas, pemerintah menyiapkan sekitar 31.000 unit bus dengan daya angkut 1,25 juta penumpang. Untuk transportasi laut tersedia 829 kapal dengan kapasitas 3,26 juta penumpang dan dukungan 636 pelabuhan.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...