Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi warganya. Hal ini ditunjukkan dengan rencana penambahan jumlah sekolah swasta yang menjalankan program pendidikan gratis di ibu kota.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana menyampaikan, akan menambah 63 sekolah swasta untuk program pendidikan gratis. Sebelumnya, program ini telah berjalan di 40 sekolah pada 2025. Dengan rencana penambahan ini, maka total akan terdapat 103 sekolah swasta yang akan menjalankan program pendidikan gratis bagi siswa Jakarta pada Juli 2026.
Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah menjelaskan kuota murid baru tahun ini sebanyak 4.932 dengan 142 rombongan belajar (rombel) atau siswa atau peserta didik yang terdaftar dalam satu kelas di 40 sekolah itu sebagai uji coba program sekolah swasta gratis tahun ajaran 2025/2026.
Taga menjelaskan, sekolah yang mengikuti program sekolah swasta gratis juga tidak boleh menggunakan sistem kombinasi misalnya separuh siswa harus membayar dan separuh lagi gratis. Ia menegaskan, seluruh peserta didik yang masuk dalam 40 sekolah tersebut harus gratis.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, peran penting pendidikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk memprioritaskan sektor pendidikan bagi anak-anak Jakarta melalui berbagai program bantuan yang disiapkan, seperti KJP, KJMU, dan pemutihan ijazah.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

