Dua ekor sapi berukuran besar terlihat diantar menggunakan mobil bak menuju halaman Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Aceh Tamiang, Aceh. Sejumlah warga kemudian menggiring keduanya turun dari kendaraan dan mengikatnya pada dua batang pohon.
Daging sapi tersebut dipotong dan didistribusikan kepada para santri serta pengurus pondok pesantren. Sedekah pribadi Presiden RI Prabowo Subianto itu diberikan untuk mendukung pelaksanaan tradisi Meugang, yakni tradisi memasak daging sapi atau kerbau sebagai wujud syukur dan kebersamaan menjelang Ramadan.
Sapi diantar oleh tim Badan Komunikasi Pemerintah RI bersama kelompok relawan. Tradisi Meugang di lingkungan pesantren pun kembali terlaksana.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Ustad Mulkana, mengaku bersyukur atas sedekah tersebut karena para santri dan pengajar dapat kembali merasakan tradisi Meugang meski di tengah keterbatasan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut pada November lalu.
“Kami mengaku bersyukur atas sedekah tersebut karena para santri dan pengajar dapat kembali merasakan tradisi Meugang meski di tengah keterbatasan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut pada November lalu,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Ustaz Mulkana seperti dikutip dari siaran pers Tim Media Prabowo Subianto, Rabu (18/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa daging dari kedua sapi tersebut telah dibagikan kepada lebih dari 200 santri dan lebih dari 50 anggota dewan guru di pondok tersebut. Menurutnya. bantuan tersebut bukan hanya melengkapi tradisi. tetapi juga menjadi suntikan semangat bagi warga pondok dalam menjalankan ibadah sepanjang Ramadan.
“Mudah-mudahan apa yang dimakan nanti akan menjadi energi yang menguatkan ibadah mereka dan semangat menyambut Ramadan. Ini karena Meugang tidak pernah terlewatkan oleh kami, warga Aceh,” harap Mulkana.
Sebelumnya, Mendagri atau Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan sebesar Rp 72 Miliar untuk pembelian sapi di Aceh. Menurut Mendagri Tito, daging sapi tersebut akan dibagikan kepada masyarakat Aceh menjelang ramadan.
Tito menyatakan sudah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait pembagian daging sapi tersebut.
“Ini sudah dilakukan pembelian sapi dan kami sudah mengeluarkan surat edaran untuk dibagikan hari ini. Satu hari sebelum bulan puasa, yang intinya adalah 3.042 desa, warganya harus mendapatkan bagian daging sapi,” tuturnya.
Lebih lanjut, Tito Karnavian menjelaskan, perkembangan terbaru terkait penanganan pascabencana banjir dan longsor di Sumatera. Tito mengatakan saat ini masih terdapat pengungsi di wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Hal tersebut disampaikan Tito dalam rapat bersama pimpinan DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026). Tito mulanya, menjelaskan total korban meninggal dunia sebanyak 1.205 orang, dan korban hilang sebanyak 139 orang.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

