National

SMAN 6 Pontianak Terima Edukasi Pencegahan Radikalisme

Program LENTERA KAPUAS yang digelar Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian Negara Republik Indonesia (Densus 88 AT Polri) di SMAN 6 Pontianak menjadi langkah konkret pencegahan dini terhadap intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme. Kegiatan ini menyasar pelajar sebagai kelompok strategis yang rentan terpapar narasi menyimpang di era digital. Melalui pendekatan literasi dan edukasi, Polri menegaskan bahwa pencegahan terorisme tidak semata soal penindakan, tetapi juga pembentukan kesadaran. Sekolah diposisikan sebagai ruang penting dalam membangun daya tahan ideologis generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Densus 88 AT Polri, Ipda Yulius Sugiyanto, menyampaikan materi tentang bahaya paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme, yang disingkat IRET. Ia menekankan pentingnya toleransi dan nilai kebangsaan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat. Edukasi ini mendorong siswa untuk berpikir kritis dan tidak mudah terpengaruh narasi provokatif. Pesan yang dibangun adalah bahwa pencegahan dimulai dari kemampuan memahami dan menolak ideologi kekerasan.

Kegiatan ini diikuti oleh 875 siswa dengan dukungan penuh pihak sekolah, mulai dari kepala sekolah hingga dewan guru. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga kontekstual dengan realitas yang dihadapi pelajar sehari-hari. Dampaknya terlihat dari meningkatnya pemahaman siswa terhadap ciri-ciri awal paparan paham radikal. Kesadaran ini menjadi modal awal bagi pelajar untuk melindungi diri dan lingkungannya.

Ke depan, Densus 88 AT Polri menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program serupa di berbagai sekolah dan komunitas. Pendekatan berkelanjutan ini menunjukkan bahwa pencegahan radikalisme adalah kerja jangka panjang yang membutuhkan kolaborasi banyak pihak. Edukasi menjadi instrumen utama untuk menciptakan masyarakat yang aman dan damai. Dengan membekali generasi muda sejak dini, negara berinvestasi pada masa depan yang lebih toleran dan berkeadaban.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...