UEFA telah membuka penyelidikan atas dugaan pelecehan rasis yang diarahkan kepada Vinícius Júnior. Meski demikian, Gianluca Prestianni, pemain yang dituduh dalam insiden tersebut, kemungkinan besar masih dapat tampil pada leg kedua yang akan berlangsung pekan depan di Santiago Bernabéu.
Sebagai tindak lanjut, UEFA telah menunjuk seorang inspektur etika dan disiplin untuk menangani kasus tersebut. Penunjukan ini dilakukan guna memastikan proses investigasi berjalan secara menyeluruh, termasuk mengumpulkan bukti dan keterangan dari seluruh pihak yang terlibat.
Menurut laporan jurnalis Philip Buckingham dari The Athletic, proses penyelidikan diperkirakan tidak akan selesai dalam waktu singkat. Sumber yang mengetahui jalannya investigasi menyebutkan bahwa pengumpulan bukti dan evaluasi kasus ini kemungkinan memerlukan waktu hingga beberapa minggu.
UEFA menegaskan bahwa seluruh proses akan dilakukan sesuai dengan prosedur etika dan disiplin yang berlaku. Keputusan akhir baru akan diambil setelah seluruh fakta dan bukti berhasil dikumpulkan serta dianalisis secara komprehensif.
Akbari Danico – Redaksi

