Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga kepercayaan rakyat. Menurut Prabowo, kepercayaan publik merupakan fondasi utama dalam menciptakan rasa aman serta menjaga stabilitas nasional.
Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, pesan Presiden menekankan bahwa sinergi TNI-Polri bukan sekadar kerja sama kelembagaan, melainkan manifestasi nyata dari komitmen negara dalam melindungi seluruh rakyat Indonesia.
“Presiden mengingatkan agar TNI dan Polri terus menjaga kepercayaan rakyat. Hal ini menjadi simbol sinergi kelembagaan sekaligus wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman,” ujar Tito kepada awak media usai rapat.
Lebih lanjut, Tito menyampaikan, dalam rapat tersebut, Prabowo menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan sebagai upaya komprehensif yang melibatkan sinergi TNI-Polri. Tidak lain untuk menciptakan ketertiban, kondusivitas wilayah, serta perlindungan.
Di tengah dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang terus berkembang, Prabowo menilai soliditas aparat keamanan menjadi penopang utama agar situasi nasional tetap terkendali. Kehadiran TNI dan Polri yang profesional, solid, dan dipercaya publik dinilai krusial untuk memastikan stabilitas tersebut tetap terjaga.
Rapim TNI dan Polri menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarlembaga, khususnya dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks ke depan.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

