PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek mencatat lonjakan signifikan volume kendaraan menuju Jakarta melalui Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada momen arus balik Lebaran 2026.
Berdasarkan data lalu lintas, jumlah kendaraan yang mengarah ke Jakarta mencapai 56.611 unit. Angka ini meningkat 139,41 persen dibandingkan kondisi normal yang hanya sebesar 23.646 kendaraan.
General Manager Operasi dan Pemeliharaan Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Desti Anggraeni mengatakan, Angka ini meningkat 139,41 persen dibandingkan lalu lintas normal. Ia menyampaikan bahwa peningkatan tersebut menunjukkan mulai terjadinya pergerakan arus balik masyarakat menuju Jakarta setelah Hari Raya Idul Fitri.
Selain itu, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta juga mengalami kenaikan. Tercatat sebanyak 40.822 kendaraan melintas ke arah sebaliknya, atau meningkat 86,47 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 21.892 kendaraan. Meski demikian, arus kendaraan masih didominasi pergerakan menuju Jakarta. Hal ini menandakan pergeseran arus lalu lintas ke fase arus balik.
“Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ pada kedua arah mencapai 97.433 kendaraan,” kata Desti seperti dikutip dari kompas.com.
Seiring meningkatnya volume kendaraan, Jasamarga mengimbau para pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima serta kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum melakukan perjalanan.
Selain itu, kecukupan bahan bakar minyak (BBM) maupun daya listrik bagi kendaraan listrik juga perlu diperhatikan agar perjalanan tidak terganggu. Desti juga mengingatkan bahwa potensi perubahan cuaca, khususnya hujan, yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

