Pemerintah China mencopot tiga jenderal militer dari badan penasihat politik tertinggi menjelang rangkaian pertemuan tahunan Partai Komunis yang dikenal sebagai “Dua Sesi”, Senin (2/3).
Mengutip laporan kantor berita Xinhua, Komite Tetap Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC) mengumumkan bahwa tiga perwira tinggi yang diberhentikan adalah Han Weiguo, Liu Lei, dan Gao Jin.
CPPCC merupakan badan penasihat politik utama pemerintah China sekaligus bagian penting dari struktur Partai Komunis China (CCP). Hingga kini, tidak ada penjelasan resmi terkait alasan pencopotan ketiga jenderal tersebut. Dalam praktiknya, keputusan semacam ini bersifat final meski secara teori masih memungkinkan untuk diajukan banding.
Selain tiga jenderal itu, CPPCC juga memberhentikan dua anggota lainnya. Sebelumnya, sepuluh anggota lain telah lebih dulu dicopot melalui pemungutan suara terpisah.
Langkah tersebut terjadi hanya sepekan setelah Kongres Rakyat Nasional (NPC) mencabut status 19 delegasi, termasuk sembilan pejabat militer. Pemberhentian sebelumnya juga menyasar Menteri Manajemen Darurat Wang Xiangxi serta kepala pengadilan militer Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), Liu Shaoyun.
Gelombang pencopotan ini berlangsung menjelang sidang tahunan “Dua Sesi”, yakni pertemuan serentak antara NPC sebagai badan legislatif tertinggi dan CPPCC sebagai lembaga penasihat politik. Sidang yang dimulai Rabu itu dijadwalkan berlangsung selama sepekan dan dihadiri ribuan delegasi dari berbagai wilayah di China.
Rangkaian langkah tersebut dinilai sejalan dengan kampanye antikorupsi yang digencarkan Presiden Xi Jinping selama lebih dari satu dekade terakhir. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor militer menjadi salah satu fokus utama dalam agenda pemberantasan korupsi Partai Komunis China.
Akbari Danico – Redaksi

