Health National

Kemenkes Ungkap Penyebab Kematian Dokter di Cianjur: Campak Picu Komplikasi Jantung dan Otak

Kementerian Kesehatan menjelaskan kronologi meninggalnya dokter magang (internship) berinisial AMW (25) di Cianjur, Jawa Barat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, AMW dinyatakan meninggal dunia akibat Campak yang disertai komplikasi gangguan jantung dan otak.

Sekretaris Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Andi Saguni, menjelaskan bahwa pada 8-16 Maret 2026, AMW bertugas di RSUD Pagelaran dan menangani pasien campak.

Pada 18 Maret, AMW mulai mengeluhkan gejala demam, flu, dan batuk hingga meminta izin tidak bertugas. Meski demikian, ia tetap menjalani dinas sif pagi selama tiga hari berturut-turut dan kembali menangani pasien campak pada 19 dan 21 Maret.

Kondisi AMW kemudian memburuk. Pada 25 Maret sekitar pukul 23.00 WIB, ia dilarikan ke IGD RSUD Cimacan oleh keluarga setelah mengalami penurunan kesadaran satu jam sebelumnya. Selanjutnya, pada 26 Maret pukul 00.30 WIB, AMW dirujuk ke ICU. Namun, kondisi terus menurun hingga dilakukan tindakan intubasi pada pukul 09.15 WIB.

AMW dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.30 WIB dengan diagnosis akhir campak disertai komplikasi jantung dan otak.

Kemenkes bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Cianjur segera melakukan penyelidikan epidemiologi. Sampel pasien diperiksa di laboratorium Bio Farma dan hasilnya terkonfirmasi positif campak.

Sebagai tindak lanjut, Kemenkes telah menerbitkan surat edaran kewaspadaan campak bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan pada 27 Maret 2026. Surat Edaran ini dikeluarkan demi mencegah angka kasus campak pada tenaga kesehatan dan tenaga medis. Poin-poin dalam Surat Edaran itu di antaranya mengatur kewajiban rumah sakit menyediakan alat pelindung diri (APD) yang memadai serta menetapkan mekanisme tata laksana bagi tenaga medis dan kesehatan yang terpapar, bergejala, suspek, atau konfirmasi campak.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...