World

Krisis Energi Memburuk, IEA Peringatkan Dampak Jangka Panjang

Kepala Badan Energi Internasional (IEA) menyatakan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi solusi paling krusial untuk mengatasi krisis minyak dan gas global saat ini.

Dalam wawancara dengan BBC, ia menegaskan bahwa jalur pelayaran tersebut memiliki peran vital dalam distribusi energi dunia, sehingga pemulihannya menjadi kunci stabilisasi pasar. Namun demikian, ia memperingatkan bahwa kerusakan pada infrastruktur energi akibat konflik kemungkinan besar akan tetap menghambat pasokan minyak dan gas dari kawasan Teluk, bahkan jika selat tersebut kembali dibuka.

Menurutnya, dibutuhkan waktu berbulan-bulan hingga operasi energi dapat kembali pulih seperti sebelum perang dimulai. Ia juga menekankan bahwa dampak ekonomi dari kondisi ini akan dirasakan secara luas, terutama oleh negara berkembang yang memiliki ketahanan ekonomi lebih lemah dan mata uang yang lebih rentan.

Lebih lanjut, ia menyebut penilaian menyeluruh terhadap kerusakan infrastruktur energi masih sulit dilakukan, namun laporan awal menunjukkan adanya kerusakan tingkat menengah hingga berat pada fasilitas penting. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap pasar energi global serta perekonomian dunia secara keseluruhan.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...