Operasi di salah satu fasilitas minyak terbesar di Timur Tengah dilaporkan telah kembali berjalan setelah sebelumnya menjadi sasaran serangan drone.
Asap tebal terlihat membumbung di pelabuhan Pelabuhan Fujairah di Uni Emirat Arab pada Sabtu (14/3). Otoritas setempat menyatakan kebakaran terjadi akibat “puing-puing yang jatuh setelah sistem pertahanan udara berhasil mencegat sebuah drone”.
Menurut laporan Bloomberg, aktivitas pemuatan minyak di pelabuhan tersebut kini telah kembali dilanjutkan. Informasi ini dikutip dari sejumlah sumber yang mengetahui langsung situasi di lokasi.
Pelabuhan Fujairah merupakan salah satu pusat logistik energi penting di kawasan. Lokasinya berada sekitar 70 mil dari Selat Hormuz, sehingga kapal-kapal tanker dapat melakukan pengisian bahan bakar tanpa harus melewati jalur pelayaran utama yang saat ini praktis terganggu akibat konflik di kawasan.
Akbari Danico – Redaksi

