Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengundang sejumlah mantan presiden, wakil presiden, dan tokoh nasional untuk membahas dinamika geopolitik global. Pertemuan tersebut menyoroti situasi Iran serta kesiapan Indonesia dalam mengantisipasi berbagai risiko eksternal.
Forum ini juga dihadiri para ketua umum partai politik sebagai bentuk konsolidasi elite nasional. Langkah tersebut mencerminkan upaya membangun kesepahaman lintas kekuatan politik dalam menghadapi ketidakpastian global. Hadir dalam pertemuan itu antara lain Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf, serta Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
Dalam pemaparan di Istana Negara, Presiden menjelaskan perkembangan terkini konflik global dan dampaknya terhadap Indonesia. Sektor energi dan stabilitas nasional menjadi perhatian utama dalam diskusi tersebut. Pemerintah disebut telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga kepentingan strategis nasional.
Bahlil menyampaikan bahwa arah kebijakan Presiden difokuskan pada kesiapsiagaan menghadapi dinamika global yang dapat berdampak langsung pada perekonomian dan keamanan. Dukungan partai politik dinilai penting guna memastikan respons nasional berjalan solid dan terkoordinasi.
Senada dengan itu, Muzzammil menekankan pentingnya ketahanan pangan dan energi sebagai fondasi menghadapi potensi krisis. Dialog elite nasional dipandang sebagai instrumen strategis untuk menjaga stabilitas di tengah tekanan eksternal.
Selain isu Iran, Presiden juga menyinggung gagasan Board of Peace sebagai opsi realistis dalam mendorong perdamaian jangka panjang di Palestina. Meskipun dinilai bukan solusi ideal, pendekatan tersebut dipandang sebagai langkah pragmatis dalam konteks diplomasi global. Penjelasan ini disebut telah dikomunikasikan sebelumnya kepada sejumlah tokoh dan organisasi masyarakat. Pertemuan lintas tokoh bangsa ini menegaskan bahwa soliditas nasional menjadi kunci dalam merespons situasi geopolitik yang semakin kompleks.
Alexander Jason – Redaksi

