Business Economy National

Prabowo Teken Kerja Sama Ekonomi Rp370 Triliun dengan Jepang di Tokyo

Presiden Prabowo Subianto menandatangani kerja sama ekonomi senilai US$22 miliar atau sekitar Rp370 triliun dengan Jepang dalam kunjungan resminya pekan ini. Penandatanganan ini dilakukan dalam sesi bisnis pada forum ekonomi Indonesia-Jepang di Tokyo.

Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, menyampaikan kesepakatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda kunjungan presiden.

“Tadi Bapak Presiden menghadiri acara business session yang pada kali ini ditandatangani sekitar US$22 miliar kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Jepang,” ujar Sugiono dalam keterangan resmi di Tokyo, Senin (30/3).

Menurutnya, kerja sama ini berlangsung di tengah fokus pemerintah pada agenda transformasi ekonomi. Ia mengatakan, Pemerintah juga tengah melakukan penyederhanaan regulasi untuk mendorong iklim investasi dan kegiatan usaha yang lebih kondusif.

Sugiono menambahkan, kesepakatan tersebut mencerminkan berlanjutnya interaksi ekonomi antara kedua negara dalam berbagai sektor.

Dalam kesempatan sama, Prabowo menyampaikan kerja sama ekonomi dengan Jepang telah berlangsung dalam jangka panjang dengan keterlibatan perusahaan Jepang di sejumlah sektor di Indonesia.

“Jepang merupakan mitra yang sangat penting bagi Indonesia. Hubungan ekonomi kedua negara telah terjalin selama puluhan tahun, ditandai dengan partisipasi perusahaan-perusahaan Jepang di berbagai sektor ekonomi Indonesia,” ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo juga menyinggung arah kebijakan Indonesia yang tengah mendorong transisi energi sebagai bagian dari perubahan struktur ekonomi nasional. Sama seperti berbagai negara dalam kerangka politik luar negeri bebas aktif.

“Situasi geopolitik global saat ini menunjukkan bahwa negara-negara yang mampu menjaga hubungan baik dengan semua pihak sejatinya menjalankan kebijakan yang rasional. Dalam konteks ini, Indonesia memandang hubungan dengan Jepang sebagai hal yang sangat penting,” ujar Prabowo.

Jepang tercatat sebagai salah satu investor asing utama di Indonesia, dengan penanaman modal yang tersebar di berbagai sektor seperti manufaktur, terutama otomotif dan elektronik—serta infrastruktur hingga properti. Sepanjang 2025, Kementerian Investasi dan Hilirisasi mencatat Jepang berada di peringkat kelima negara dengan nilai investasi asing terbesar, yakni mencapai US$3,1 miliar atau sekitar Rp52,7 triliun (dengan asumsi kurs Rp17.000 per dolar AS).

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...