Hingga sampai malam ini Selasa (24/3/2026), volume arus balik kendaraan pemudik di Tol Cipali terus melonjak. Dalam kurun waktu 2 jam, volume kendaraan bertambah hingga 13.000 unit atau rata-rata per jam mencapai 6.500 kendaraan yang melintas dari arah Cirebon menuju Jakarta.
Dengan meningkatnya volume kendaraan arus balik di Tol Cipali, kini telah diberlakukannya One Way Nasional dari sebelumnya hanya One Way lokal.
One Way Nasional ini dilepas langsung oleh Kapolres Jenderal Listyo Sigit bersama Menteri PMK dan Menteri Perhubungan di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 14.25 WIB. Rekayasa One Way Nasional ini berlaku dari KM 414 Kalikangkung hingga Gerbang Tol Cikatama KM 70. Pelaksanaan One Way Nasional ini akan berlangsung hingga Minggu 30 Maret 2026.
Berdasarkan data periode pukul 00.00 hingga 19.00 WIB pada H+3 Lebaran ini, arus lalu lintas one way menuju Jakarta di ruas Tol Cipali terpantau terus mengalami lonjakan yang sangat signifikan.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengatakan Tercatat sekitar 87.000 kendaraan telah melintasi Tol Cipali menuju arah Jakarta, atau sekitar 88 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.
Ardam menyampaikan, meskipun volume kendaraan terus melonjak, implementasi rekayasa lalu lintas One Way dapat menjaga arus lalu lintas tetap bergerak lancar dan terkendali. Demi menjaga kenyamanan pengguna jalan dalam memanfaatkan fasilitas istirahat, Astra Tol Cipali bersama Kepolisian wilayah memberlakukan sistem buka-tutup secara situasional di seluruh rest area Ruas Tol Cipali.
“Kebijakan ini berlaku di Rest Area KM 86, 102, 130, dan 166 jalur one way, serta Rest Area KM 164, 130, 101, dan 77 jalur normal,” ujarnya.
Apabila rest area terpantau penuh, pengguna jalan diimbau untuk tidak berhenti di bahu jalan maupun memaksakan diri mengantre di jalur utama sebelum masuk area istirahat karena dapat memicu perlambatan arus.
“Sebagai alternatif, pengguna jalan dapat beristirahat di rest area berikutnya atau memanfaatkan tempat peristirahatan di luar gerbang tol terdekat. Kami menjamin bahwa total akumulasi tarif tol tetap sama (berdasarkan jarak kilometer yang ditempuh) meskipun pengguna jalan keluar-masuk gerbang tol untuk beristirahat,” ungkapnya.
Astra Tol Cipali juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman antar kendaraan, dan wajib mematuhi arahan petugas di lapangan selama masa pemberlakuan rekayasa lalu lintas.
“Guna menjaga keselamatan bersama, pengguna jalan diimbau untuk tidak berpindah jalur maupun menggunakan U-turn selama rekayasa lalu lintas One Way berlangsung. Apabila perlu berganti jalur, silakan keluar melalui gerbang tol terdekat dan melanjutkan perjalanan dengan masuk kembali ke jalur yang diinginkan tanpa dikenakan tambahan tarif,” pungkasnya.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

