Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mempercepat program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah di seluruh Indonesia.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa sarana fisik yang memadai adalah fondasi penting agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal. Program ini bertujuan memastikan lingkungan sekolah tidak hanya aman, tetapi juga mendukung kesehatan dan kenyamanan siswa selama di sekolah.
Salah satu bukti nyata keberhasilan program ini adalah transformasi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di SMAN 1 Bojonegoro, Jawa Timur. Sebelum direvitalisasi, fasilitas kesehatan di sekolah ini sangat terbatas dan tidak memiliki area perawatan yang memadai. Kini, gedung UKS baru telah berdiri dengan desain fungsional yang dilengkapi sirkulasi udara yang baik, tiga tempat tidur pasien, meja pemeriksaan, serta area tunggu yang nyaman untuk menunjang layanan kesehatan bagi para siswa.
Secara nasional, pemerintah menargetkan revitalisasi hingga 71.000 satuan pendidikan pada tahun 2026, mencakup jenjang PAUD hingga SMA. Melalui mekanisme swakelola yang melibatkan partisipasi aktif sekolah dan masyarakat, pemerintah berharap peningkatan kualitas fasilitas pendidikan dapat terjadi secara merata. Langkah ini menegaskan komitmen negara dalam menyediakan lingkungan belajar yang sehat demi mendukung tumbuh kembang peserta didik di masa depan.
Zahra Rahmanda Oktafiani – Redaksi

