Football Sports

Ruud Gullit Kritik Sepak Bola Modern: “Saya Sudah Tidak Menikmatinya Lagi”

Legenda sepak bola Belanda, Ruud Gullit, mengaku sudah tidak lagi terlalu menikmati pertandingan sepak bola modern. Ia menilai kualitas permainan saat ini mengalami penurunan dan kehilangan unsur kreativitas yang dulu menjadi daya tarik utama olahraga tersebut.

Dalam pernyataannya kepada Ziggo Sport Voetbal, Gullit menyoroti laga antara Arsenal dan Chelsea yang menurutnya jauh dari kata menghibur. Ia menyebut pertandingan tersebut minim kreativitas dan lebih banyak diwarnai situasi bola mati.

“Saya sudah tidak terlalu menikmati menonton sepak bola lagi. Saya menonton Arsenal vs Chelsea, benar-benar pertandingan yang payah. Isinya cuma memaksakan sepak pojok dan lemparan ke dalam,” ujar Gullit.

Ia juga mengkritik tren permainan yang dianggap terlalu mengandalkan fisik dan taktik kaku. Menurutnya, para pemain kini memang lebih bugar dan disiplin dalam bertahan, tetapi kehilangan keberanian untuk melakukan duel satu lawan satu.

“Kita rindu pemain yang bisa melewati lawan dalam situasi satu lawan satu. Rasanya mereka semua cuma duduk di depan komputer menimbang taktik. Saya rindu keseruannya,” katanya.

Gullit menambahkan bahwa ia merindukan sosok pemain yang memiliki kebebasan dan kreativitas saat menggiring bola, seperti Crysencio Summerville. Ia menilai permainan saat ini terlalu didominasi umpan satu sentuhan dan kombinasi cepat yang repetitif.

“Saya rindu pemain yang punya keberanian dan bakat seperti Summerville saat menggiring bola. Sekarang terlalu banyak umpan satu sentuhan. Semua orang terus-menerus main one-two. Rasanya muak melihatnya,” tutupnya.

Pernyataan Gullit tersebut memantik diskusi mengenai arah perkembangan sepak bola modern yang semakin taktis dan fisikal, namun dinilai sebagian pihak kehilangan unsur hiburan dan spontanitas.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...