Metropolitan

Siaga Cuaca Ekstrem: Dinas SDA Jakarta Optimalkan Pompa dan Pengerukan Kali

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem dengan memperkuat infrastruktur pengendali banjir. Langkah mitigasi tersebut fokus pada optimalisasi sistem polder, penyiagaan ratusan unit pompa, serta pemeliharaan badan air di seluruh wilayah Jakarta.

Kepala Dinas SDA, Ika Agustin Ningrum, menegaskan jajarannya berada dalam posisi siaga penuh untuk memastikan semua perangkat berfungsi normal saat hujan intensitas tinggi terjadi. Hingga pertengahan Maret 2026, Dinas SDA telah menyiagakan 668 unit pompa stasioner yang tersebar di 243 lokasi strategis. Selain itu, terdapat 537 unit pompa mobile yang siap dikerahkan ke titik-titik genangan yang tidak terjangkau oleh pompa tetap.

Penyiagaan tersebut juga didukung oleh operasional pintu air yang dipantau secara ketat guna mengatur debit air dan meminimalkan risiko luapan di pemukiman warga. Selain penguatan pompa, percepatan pengerukan sungai, waduk, dan embung terus dilakukan untuk meningkatkan daya tampung air.

Sejak awal Januari hingga Maret 2026, volume pengerukan di lima wilayah kota administrasi telah mencapai lebih dari 123 ribu meter kubik. Untuk mendukung aksi tersebut, dinas terkait mengerahkan 260 unit ekskavator dan 465 truk sampah guna memastikan aliran air tetap lancar dan drainase berfungsi maksimal.

Di lapangan, personel Satgas SDA atau “Pasukan Biru” juga disiagakan untuk memantau kondisi secara langsung dan menangani genangan dengan cepat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memanfaatkan aplikasi JAKI atau layanan darurat 112 jika menghadapi situasi banjir. Kolaborasi antara kesiapan infrastruktur dan respons cepat petugas diharapkan dapat menjaga Jakarta tetap kondusif di tengah ancaman cuaca yang tidak menentu tersebut.

Zahra Rahmanda Oktafiani – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...