Momentum libur Lebaran menjadi peluang bagi para pemudik dan wisatawan untuk membeli buah tangan khas daerah yang dikunjungi. Dampaknya, sejumlah toko oleh-oleh mengalami peningkatan jumlah pengunjung secara signifikan dibandingkan hari biasa.
Kondisi ini salah satunya terlihat di toko oleh-oleh Aneka Sari Rasa di Kota Bandar Lampung. Sejak Hari Raya Idulfitri pada Sabtu (21/3/2026), toko tersebut hampir selalu ramai dipadati pembeli. Area parkir penuh kendaraan, sementara di dalam toko, pengunjung tampak memborong berbagai produk khas Lampung, seperti keripik pisang, kemplang, hingga sambal tradisional.
Supervisor Toko Aneka Sari Rasa, Arya Astawan, mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan selama libur Lebaran tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, ia tidak merinci angka pasti kenaikan omzet maupun jumlah pengunjung.
Menurutnya, ada kemungkinan toko oleh-olehnya akan semakin ramai di sisa pekan ini. Sebab, berkaca dari situasi di tahun-tahun sebelumnya, pelancong asal Sumatra Selatan umumnya akan berbondong-bondong berkunjung ke Lampung menjelang akhir masa libur lebaran.
Situasi serupa juga terjadi di pusat oleh-oleh Purnama Jati di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sejak H+1 Idulfitri, toko ini seolah-olah tidak pernah sepi pengunjung dari pagi hingga malam. Para pengunjung umumnya memburu kudapan khas seperti prol tape serta kacang edamame.
Salah satu pegawai, Amalia, mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung meningkat cukup tajam dibandingkan hari normal. Ia menambahkan, sebagian besar pembeli merupakan wisatawan dari luar daerah yang ingin mencoba oleh-oleh khas Jember.
Sementara itu, para pengunjung mengaku sengaja memanfaatkan momentum pulang kampung dan libur Lebaran untuk memborong oleh-oleh. Alasannya pun beragam, mulai dari dibagikan kepada kerabat hingga memperkenalkan produk unggulan khas daerah.
Salah satunya Vivi, pengunjung toko oleh-oleh Purnama Jati yang juga merupakan warga asli Jember. Pada periode pulang kampung kali ini, ia mengaku membeli beberapa bungkus kopi asal Jember untuk dibagikan kepada rekan-rekan kerjanya di Jakarta.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

