World

Trump Ancam Hancurkan Aset Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras terhadap Iran, dengan menyatakan bahwa jika Selat Hormuz tidak segera dibuka, maka AS akan “menghancurkan sepenuhnya” aset-aset penting, termasuk pembangkit listrik dan fasilitas minyak.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari rangkaian ultimatum yang terus diperbarui Trump melalui media sosialnya, seiring meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

Pada 21 Maret, Trump pertama kali mengancam akan menyerang fasilitas energi Iran dalam waktu 48 jam jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali. Dua hari kemudian, ia mengklaim telah terjadi pembicaraan yang “sangat baik dan produktif”, sekaligus menunda rencana serangan selama lima hari.

Pada 26 Maret, penundaan tersebut diperpanjang menjadi 10 hari setelah, menurut Trump, ada permintaan dari pemerintah Iran. Tenggat waktu pun bergeser hingga 6 April.

Kini, Trump menyebut AS tengah terlibat dalam “diskusi serius” dengan pihak yang ia sebut sebagai rezim baru Iran, yang berpotensi mengakhiri operasi militer di negara tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa jika kesepakatan tidak segera tercapai, maka AS siap mengakhiri pendekatan tersebut dan kembali mengambil langkah militer.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...