Momentum Lebaran 2026 kembali menegaskan perannya sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi nasional melalui lonjakan likuiditas yang signifikan. Riset terbaru dari NEXT Indonesia Center menunjukkan bahwa peredaran uang tunai mencapai Rp 1.370 triliun, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan penguatan daya beli masyarakat sekaligus kesiapan konsumsi rumah tangga dalam menghadapi periode hari raya. Fenomena tersebut menempatkan Lebaran sebagai indikator penting dinamika ekonomi domestik.
Kepala Peneliti NEXT Indonesia Center, Ade Holis, mengungkapkan bahwa angka tersebut merupakan rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir. Ade menjelaskan bahwa peningkatan sebesar Rp 130 triliun dari tahun sebelumnya menandakan mesin ekonomi domestik tengah bekerja secara optimal.
Selain itu, dana yang langsung berada di tangan masyarakat juga mengalami peningkatan signifikan, mencapai Rp 1.241 triliun. Kondisi ini menunjukkan adanya likuiditas segar yang siap mendorong aktivitas ekonomi, terutama di daerah tujuan pemudik.
Lebih jauh, Ade Holis menilai bahwa peningkatan likuiditas berjalan seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat selama periode arus mudik. Ade menyoroti data Kementerian Perhubungan yang mencatat kenaikan jumlah penumpang di seluruh moda transportasi. Transportasi laut menjadi sektor dengan lonjakan tertinggi, diikuti oleh angkutan darat, kereta api, dan penerbangan. Pola ini mencerminkan pemerataan pergerakan ekonomi antarwilayah yang semakin kuat.
Pada akhirnya, sinergi antara tingginya daya beli dan mobilitas masyarakat menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ade Holis menegaskan bahwa masyarakat tidak hanya memiliki kemampuan untuk berbelanja, tetapi juga akses untuk mendistribusikan konsumsi tersebut ke berbagai daerah. Kombinasi ini diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto pada kuartal pertama tahun berjalan. Dengan demikian, Lebaran tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga momentum strategis bagi akselerasi ekonomi Indonesia.
Alexander Jason – Redaksi

