National

9,6 Ton Minyakita Disalurkan di Pasuruan, Jaga Ketersediaan dan Harga

Satuan Tugas Pangan Polres Pasuruan Polda Jawa Timur bergerak cepat menanggapi lonjakan harga minyak goreng subsidi Minyakita yang sempat mencapai Rp19.000 per liter. Kenaikan harga tersebut memicu keluhan masyarakat karena melampaui Harga Eceran Tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah. Dalam responsnya, aparat menggandeng sejumlah instansi terkait untuk menstabilkan harga di pasaran. Langkah ini mencerminkan peran aktif penegak hukum dalam menjaga keseimbangan distribusi bahan pokok.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah, melalui Kepala Unit II Satreskrim, Ipda Eko Hadi Saputro, menjelaskan bahwa pihaknya telah mendistribusikan 9.600 liter Minyakita dalam operasi pasar. Distribusi dilakukan dalam bentuk 800 karton yang masing-masing berisi 12 botol ukuran satu liter. Penyaluran diarahkan ke tujuh titik ritel Bulog sebagai jalur resmi distribusi. Upaya ini dilakukan untuk mengatasi kekosongan stok yang sempat terjadi di sejumlah pasar sejak sebelum Lebaran.

Distribusi difokuskan di Pasar Bangil dan Pasar Pandaan sebagai titik utama penyaluran. Selain itu, Satgas Pangan juga memperketat pengawasan terhadap pedagang agar tidak menjual di atas Harga Eceran Tertinggi. Aparat mengingatkan potensi praktik penimbunan yang dapat memperparah kelangkaan barang di pasaran. Langkah pengawasan ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas harga secara berkelanjutan.

Kepala Kepolisian Resor Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menegaskan komitmen untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga Minyakita. Ia menyatakan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan harga akan ditindak tegas oleh pihak berwenang. Di sisi lain, pedagang mulai merasakan perbaikan kondisi setelah pasokan kembali lancar. Satgas Pangan memastikan operasi serupa akan terus dilakukan di wilayah lain seperti Sukorejo dan Gempol guna menjamin distribusi yang merata.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...