Polda Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Biro Perencanaan menggelar kegiatan verifikasi data dukung penyelidikan dan penyidikan sebagai bagian dari penyusunan pagu indikatif Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Promoter Polda DIY dan dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kepala Biro Perencanaan, Komisaris Besar Polisi Cahyani. Peserta yang hadir meliputi jajaran fungsi reserse, perencanaan, serta operator dari seluruh satuan kerja. Keterlibatan narasumber dari Kejaksaan Tinggi DIY turut memperkuat koordinasi lintas institusi.
Dalam arahannya, Cahyani menegaskan bahwa akurasi data menjadi fondasi utama dalam perencanaan anggaran yang efektif. Data yang diverifikasi mencakup jumlah perkara, tingkat penyelesaian kasus, serta kebutuhan riil di lapangan. Ia menilai bahwa ketepatan data akan menentukan kualitas alokasi anggaran dalam mendukung kinerja penegakan hukum. Pendekatan ini menunjukkan pentingnya perencanaan berbasis data dalam pengelolaan anggaran publik.
Cahyani juga menyoroti keterbatasan anggaran yang harus dihadapi dengan strategi yang matang. Setiap satuan kerja diminta untuk memetakan prioritas penanganan kasus berdasarkan tingkat kesulitan dan urgensinya. Selain itu, profesionalisme personel dinilai sebagai faktor kunci dalam memastikan efektivitas penggunaan anggaran. Dengan kinerja yang optimal, penyerapan anggaran diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan pula bahwa rencana penyesuaian anggaran Polri tahun 2026 yang sempat diproyeksikan mengalami pengurangan tidak jadi dilaksanakan. Meski demikian, seluruh jajaran tetap diingatkan untuk menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan data yang valid sebagai dasar perencanaan yang lebih tepat sasaran. Dengan demikian, Polri dapat terus meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Alexander Jason – Redaksi

