National

Cak Imin ungkap Program MBG Paling Berdampak dari Pemerintah

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), mengungkapkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan paling berdampak luas bagi masyarakat.

Dalam rapat tingkat menteri di Jakarta, ia menyampaikan bahwa program tersebut telah menjangkau sekitar 60,2 juta penerima manfaat. Keberhasilan ini dinilai sebagai hasil dari pendekatan kebijakan yang langsung menyasar kebutuhan dasar masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.

Di sektor pendidikan, pemerintah juga mencatat capaian signifikan dengan menjangkau sekitar 61,9 juta penduduk melalui berbagai program, termasuk operasional 166 Sekolah Rakyat yang menampung hampir 15 ribu siswa dari keluarga kurang mampu.

Sementara itu, program kedaulatan pangan turut memberikan dampak positif, terutama melalui peningkatan produktivitas petani yang tercermin dari naiknya Nilai Tukar Petani (NTP). Berdasarkan data Kementerian Pertanian, NTP pada 2025 mencapai 125,35, tertinggi sepanjang sejarah, didukung oleh stabilitas harga komoditas dan pengawasan pasar.

Cak Imin juga menekankan bahwa penguatan sektor pangan dan energi akan menjadi kunci dalam mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Ia menyebut program-program seperti pengembangan kampung nelayan dan penyediaan pupuk sebagai contoh intervensi konkret yang berdampak langsung.

Selain itu, pemerintah telah memfasilitasi penempatan 111 ribu pekerja migran dan memberikan pendampingan kepada 28 ribu keluarga melalui program reformasi agraria sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan.

Secara keseluruhan, berbagai program tersebut berkontribusi pada penurunan jumlah penduduk miskin ekstrem dari 3,56 juta menjadi 2,2 juta jiwa, atau berkurang sekitar 1,36 juta orang. Dengan dukungan anggaran negara yang mencapai Rp503,2 triliun dari APBN dan Rp129 triliun dari APBD, pemerintah menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada 2026 serta penurunan tingkat kemiskinan menjadi maksimal lima persen pada 2029.

Cak Imin menegaskan bahwa target ini memerlukan kerja sama lintas sektor, konsistensi kebijakan, dan fokus pada hasil nyata bagi masyarakat.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...