Presiden Dewa United FC, Ardian Satya Negara, mengonfirmasi bahwa insiden kekerasan yang melibatkan pemain dan pelatih Bhayangkara U20 akan dibawa ke ranah hukum.
Dalam pernyataannya, Ardian menegaskan bahwa semua pihak yang terlibat akan diproses secara hukum tanpa pengecualian. Ia juga menyoroti bahwa tindakan kekerasan tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemain, tetapi juga melibatkan pelatih.
Ardian mengaku sangat kecewa dengan kejadian tersebut dan menilai insiden ini tidak mencerminkan nilai sportivitas dalam sepak bola, terlebih karena terjadi di level usia muda.
Ia juga menekankan bahwa klub memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan moral pemain, bukan sekadar mengejar prestasi semata.
Menurutnya, pendidikan adab dan sikap harus menjadi prioritas utama, terutama dalam kompetisi kelompok umur yang seharusnya menjadi wadah pembinaan, bukan ajang tekanan untuk meraih kemenangan dengan cara apa pun.
Akbari Danico – Redaksi

