National

DTSEN Jadi Penggerak Integrasi 17 Program Pemerintah Menuju Nol Kemiskinan

Peluncuran Buku Saku 0% oleh Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari menandai langkah serius pemerintah dalam membangun tata kelola kebijakan berbasis data yang lebih akurat dan terintegrasi. Program ini tidak hanya menjadi simbol transparansi, tetapi juga alat praktis untuk memastikan masyarakat memahami dan mengakses berbagai bantuan negara.

Melalui pendekatan satu sistem terpadu, pemerintah berupaya mengatasi persoalan klasik dalam penyaluran bantuan sosial. Qodari menekankan bahwa integrasi data menjadi kunci agar bantuan benar-benar menjangkau pihak yang berhak. Dalam kerangka ini, penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) diposisikan sebagai fondasi utama reformasi kebijakan sosial.

Sistem ini menggabungkan berbagai variabel sosial ekonomi untuk meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sekaligus meminimalkan kesalahan inklusi dan eksklusi. Qodari menyebut langkah ini sebagai revolusi dalam kebijakan publik yang berdampak langsung pada efisiensi anggaran negara. Dengan mekanisme satu pintu, masyarakat juga diberikan akses untuk memantau status mereka secara mandiri.

Dari sisi capaian, pemerintah mencatat tren positif dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mayoritas penduduk kini berada dalam kategori menuju kelas menengah, meskipun tantangan masih ada pada kelompok rentan dan miskin.

Qodari menilai kemajuan ini sebagai hasil konsistensi kebijakan jangka panjang yang didukung sinergi lintas sektor. Namun, ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak hanya menurunkan angka kemiskinan, tetapi menjaga agar kelompok rentan tidak kembali terpuruk.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia, Trubus Rahardiansah menilai Buku Saku 0% mencerminkan arah kebijakan menuju negara kesejahteraan yang lebih inklusif. Ia menafsirkan konsep “0 persen” sebagai simbol masyarakat yang berhasil naik kelas dan keluar dari kategori miskin.

Pandangan ini memperkuat narasi bahwa program pemerintah tidak sekadar bantuan sesaat, melainkan strategi jangka panjang. Pada akhirnya, keberhasilan kebijakan ini akan sangat ditentukan oleh konsistensi implementasi dan kualitas data yang terus diperbarui.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...